Friday, 14 October 2011

♥surat cinta untuk calon suamiku♥

Kepada calon suamiku..

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh..

Dear calon suamiku..
Apa khabar imanmu hari ni?
Sudahkah harimu ini di awali dengan rasa syukur kerana dapat menatap kembali fananya hidup ini?
Sudahkah air wuduk menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini kau genggam? 

Wahai calon suamiku..
Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyat?
Di sini aku ditempa untuk menjadi dewasa agar aku lebih bijak 
menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak.
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergah diriku..
namun kini kurasakan diri ini lebih baik.

Kadang aku tertanya-tanya..kenapa Allah selalu mengujiku tepat di hatiku.
bagaikan terapuh diriku...namun kini,aku tahu jawapannya..
Allah tahu di mana tempat yang paling tepat agar aku sentiasa kembali mengingati-Nya..
Ujian demi ujian,Insya-Allah membuatku lebih kuat dan teguh,
sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memilikiku di hatimu..

Calon suamiku..
Entah bagaimana dirimu sekarang..
tapi diriku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku.
aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang kuat dan teguh,
hingga dirikupun bangga memilikimu kelak.

Apa yang ku harapkan darimu adalah kesolehanmu.
Semoga dirimu juga turut mengharapkan yang sama dengan diriku..
Kerana, apabila kecantikan yang kau harapkan dariku..
kamu cuma mendapatkan sia-sia sahaja.

Diriku masih haus akan ilmu..
Namun, berbekalkan ilmu yang ada saat ini..
aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keredhaan Allah dan dirimu...
suamiku.

Wahai calon suamiku..
Saat diriku masih menjadi asuhan ayahanda dan bondaku..
doaku hanya berharap agar diriku menjadi anak yang solehah,
kelak dapat menjadi tabungan kepada mereka di akhirat.
Namun nanti..setelah menjadi isterimu,
aku berharap menjadi pendamping yang solehah,
agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu,
mendampingi dirimu yang soleh.

Diriku ini merupakan seorang pencemburu berat..
tetapi, jika Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada ku,aku rela.
Aku berharap begitu juga dengan dirimu.
Aku yakin..kaulah yang ku perlukan,

Calon suamiku yang dirahmati Allah..
Apabila sebuah pondok menjadi perahu pernikahan kita,
takkan kunamai dengan pondok derita..
kerana itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah
ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih..

Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita,
bantulah diriku dalam mendidiknya dengan harta yang halal,
dengan ilmu yang bermanfaat terutama dengsn menanamkan dalam diri mereka
ketaatan kepada Allah Taala..

Bunga akan indah pada waktunya..
iaitu ketika berkembang mekar menghiasi taman.
maka kini,tengah kupersiapkan diri ini sebaik- baiknya..
bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.

Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik,
meski bukan umat yang terbaik,tapi..
setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku..
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata.
seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan 
dapat diungkapkan dengan kata- kata.
Itulah yang kuhadapi,
kelak saat kita tengah bersama..
maka di situlah kau akan memahami diriku..
dan diriku juga turut akan belajar memahami dirimu..


Bersabarlah calon suamiku...
Doaku selalu..
Agar Allah memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadari.Aamiin.






0 comments:

copyright by everything begins with tarbiyah_halwanaurah. Powered by Blogger.

Qoute of the day~

Recitation Quran

Popular Posts




Dakwah tanpa henti, inshaAllah

  © Blogger template 'Personal Blog' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP